8 Masalah Pemicu Keretakan Rumah Tangga

Jalinan hubungan percintaan dalam rumah tangga, tidak selalu berjalan mulus. Sesekali Anda dan pasangan akan muncul dan menghiasi hubungan Anda. Memang yang namanya masalah percintaan itu adalah hal yang wajar dalam suatu hubungan.

Namun jika masalah tersebut tidak segera diatasi maka hal tersebut bisa berujung fatal, salah satunya bahkan bisa berujung dengan perpisahan atau putus hubungan. Untuk itu Anda perlu memiliki managemen hubungan yang baik. Sehingga masalah masalah yang timbul bisa langsung diatasi, dan tidak menumpuk.

Nah dalam managemen hubungan, ada yang namanya langkah pencegahan atau antisipasi masalah. Tujuannya tentu saja membuat kita lebih waspada dan bisa menyikapi sedini mungkin suatu bibit masalah, biar nantinya tidak menjadi masalah apalagi masalah yang besar.

masalah percintaan pemicu keretakan

Dan sebagai langkah antisipasi atau pencegahan, setidaknya kita harus tahu jenis jenis masalah percintaan, termasuk apa saja tanda tandanya mulai dari yang terkecil. Atau yang biasa disebut sebagai bibit masalah.

Oleh karena itu sebagai langkah antisipasi, khusus pada artikel kali ini, kami akan membahas tentang 7 masalah percintaan yang harus diwaspadai, karena jika tidak di atasi bisa berujung dengan putusnya suatu hubungan percintaan.

Lantas Apa Saja 8 Masalah Percintaan Tersebut?

Berikut adalah beberapa masalah percintaan yang harus Anda waspadai, termasuk apa saja tanda tanda mulai munculnya masalah tersebut;

1. Posesif

Posesif, mungikin sebagian besar dari Anda menganggap posesif bukanlah suatu masalah. Terutama bagi Anda yang baru menjalin hubungan asmara, atau lagi kasmaran istilahnya.

Pasti akan menggap posesif adalah hal yang wajar, bahkan suatu keharusan karena Anda menganggap posesif adalah wujud dari rasa cinta dan sayang. Padahal tidaklah demikian, sebenarnya jika kita mau melek yang namanya posesif itu sama artinya dengan mengekang atau membatasi aktifitas pasangan, dengan dalih sayang dan cinta.

Dan manusia pada dasarnya tidak suka hidup di kekang, dibatasi, apalagi dilarang larang, yang mana hal tersebut terkesan berlebihan. Dan itulah posesif, awalnya oke oke saja, tapi jika itu dibiarkan maka itu akan membuat pasangan jenuh, bosan dan tidak nyaman.

Kalau sudah jenuh, bosan dan tidak nyaman! Lantas berikutnya apa yang terjadi? Ya sebagian besar banyak diantara pasangannya yang kemudian berselingkuh, atau bahkan memilih untuk mengakhiri hubungan tersebut.

2. Selingkuh

Berikutnya salah satu masalah yang seringkali membuat hancurnya hubungan yaitu selingkuh. Meskipun banyak yang mengatakan bahwa selingkuh itu indah, tapi pada kenyataannya banyak orang yang berselingkuh, biasanya berujung dengan bencana.

Selingkuh tidak selamanya disebabkan karena salah satu pasangan bersifat posesif. Meskipun posesif merupakan salah satu penyebab, tapi ada banyak faktor lainnya yang juga menyebabkan pasangan berselingkuh. Seperti; pasangan yang terlalu egois, suka marah marah tidak jelas, sulit di atur, tidak saling mengerti, dll.

3. Pasangan Cenderung Tertutup

Nah masalah selanjutnya yaitu sifat tertutup, padahal yang namanya hubungan percintaan keterbukaan itu sangat penting. Sehingga kita bisa mengkomunikasikan apapun kepada pasangan. Nah jika diantara pasangan sudah saling tertutup maka buat apa lagi melanjutkan hubungan, sudah tidak ada gunanya. Toh yang namanya menjalin hubungan, tujuan akhirnya adalah bisa saling berbagi, baik itu berbagi kesenangan maupun kesedihan.

Kalau pasangan cenderung tertutup, tentu hal tersebut membuat hubungan menjadi tidak sehat. Dan jika terus di biarkan maka hal paling buruk yang akan terjadi yaitu perpisahan.

4. Masalah Kecil Yang Dibesar Besarkan

Salah satu masalah yang seringkali menyebabkan pertengkaran dan perselisiahan dalam hubungan percintaan yaitu; pemikiran kedua belah pihak yang kurang dewasa. Sehingga seringkali masalah kecil dibesar besarkan. Kalau sudah begitu yang awalnya hanya masalah sepele yang sebenarnya bisa diselesaikan dengan cepat, bisa bisa masalah tersebut berubah menjadi masalah yang serius dan diungkit ungkit terus.

Nah hal tersebut tentu saja akan membuat pasangan menjadi tidak nyaman. Dan jangan heran jika kondisinya sudah parah pasangan Anda akan pergi meninggalkan Anda.

5. Terlalu Berharap Dengan Kesempurnaan

Hal ini juga seringkali memicu masalah bahkan pertengkaran dalam suatu hubungan. Mengapa? ya karena kalau kita terlalu mengaharap kesempurnaan dari pasangan, tentu saja apa yang dilakukan oleh pasangan selalu saja ada yang kurang.

Nah kalau sudah begitu, yang selanjutnya terjadi biasanya sifat menuntut hal yang lebih akan terjadi sehingga pasangan bisa sempurna sesuai apa yang Anda inginkan. Dan ujungnya pasangan menjadi tidak nyaman karena merasa terlalu dituntut dengan kesempurnaan.

6. Hilangnya Romantisme atau Sudah Mulai Bosan

Inilah yang sering terjadi dan seringkali memicu terjadinya pertengkaran, yaitu sudah mulai bosan dan secara perlahan romantisme dalam hubungan mulai menghilang. Nah biasanya itu terjadi karena hubungan yang monoton, istilahnya tidak ada gelombang cinta atau gelombang perasaan.

Sehingga lama kelamaan pasanganmu akan jenuh, bosan, tidak romantis, dan cenderung ingin mencari pasangan yang lain yang tidak membosankan.

7. Berusaha Mengubah Pasangan

Terkadang kita sebagai manusia terlalu PD, terlalu yakin bisa merubah seseorang terutama merubah karakter. Padahal sangat susah sekali untuk merubah karakter, karena yang namanya karakter kebanyakan tidak bisa dirubah. Sama dengan memilih pasangan, banyak orang yang memilih pasangan hanya dari satu sisi, dengan harapan nantinya kalau ada yang tidak cocok akan dirubah seiring dengan berjalannya waktu.

Padahal itu salah satu hal yang bisa dikatakan dengan gambling. Karena kalau Anda memilih pasangan tentu saja harus cocok secara keseluruhan, baik atau buruknya. Dan untuk tahu semua itu tentu saja komunikasi dan keterbukaan sangat diperlukan.

Sebab jika tidak seperti itu, dan jika di tengah jalan ada hal yang Anda rasa tidak cocok dari pasangan, dan Anda mau merubahnya, tentu hal tersebut akan membuat pasangan merasa tidak nyaman dan merasa aneh. Nah hal tersebut jika dibiarkan begitu saja, tentu hubungannya lama kelamaan menjadi tidak sehat.

8. Komunikasi Yang Buruk

Komunikasi dalam rumah tangga haruslah tetap dijaga. Anda haruslah jujur kepada pasangan Anda. Ada baiknya Anda selalu berbagi cerita tentang apa yang Anda alami, dan Anda rasakan. Baik itu di tempat kerja atau di lingkungan rumah.

Dengan begitu kedua pasangan bisa saling memahami kondisi masing-masing saat tidak bersama. Bila Anda memiliki permasalahan, Ada baiknya Anda bagi dengan pasangan.

Siapa tahu dengan begitu Anda akan mendapatkan solusi untuk menghadapi permasalahan tersebut. Nah bila Anda memendamnya, dan menyimpan dalam diri Anda.

Masalah tersebut malah akan memberikan pengaruh negatif pada diri Anda. Bisa jadi Anda akan lebih sensitif, mudah marah atau memberikan aura negatif di rumah tangga.

Khawatirnya, bila suatu waktu, Anda tiba-tiba marah tanpa sebab yang jelas diketahui pasangan. Ini akan melukai hatinya, dan bisa jadi ini akan menjadi awal keretakan rumah tangga.

karenanya seringlah untuk mengobrol apapun, tidak harus topik yang besar. Tetapi topik topik yang kecil bisa Anda omongkan. Misalnya, “besok pengen dimasakin apa?” “Besok hari libur enakanya ngapain?” dan sebagainya.

Dengan begitu rumah tangga Anda akan jadi lebih harmonis, sebab keakraban dan keromantisan yang terus terjaga.

Nah itulah ke 8 masalah percintaan yang seringkali mengakibatkan pertikaian bahkan berujung putus. Semoga informasi yang kami sampaikan dapat bermanfaat untuk Anda semua. Dan semoga hubungan percintaan Anda menjadi lebih baik dan langgeng.

Dan bagi Anda yang saat ini sedang pusing karena memiliki masalah percintaan yang tak kunjung usai, sebagai bahan referensi, Anda bisa mengunjungi halaman website berikut; www.kangekometafisika.com. InsyaAllah Anda bisa mendapatkan solusi atas masalah yang mungkin saja Anda hadapi saat ini.

COMMENTS